CIBADAK - Setelah dibukanya Mal Cibadak, maka tidak lama lagi warga Cibadak akan memiliki sebuah masjid agung senilai Rp 9 Miliar, meskipun pembangunannya ditempatkan di tanah aset Pemerintah Daerah (Pemda) di komplek bekas kewadanaan Cibadak. Pemkab Sukabumi telah merencanakan lokasi relokasi kantor, sedangkan panitia pembangunan masjid masih merancang konsep pembangunan masjid tersebut.
Menurut agenda, pembangunan masjid akan diawali tahun 2013 lalu. Namun kenyataanya, tanah seluas 5.500 meter ini, sampai saat ini (12/6) hanya bagian depan saja yang baru diratakan dengan tanah. Rencananya, hanya tanah seluas 900 meter saja yang akan dipakai dari luas seluruhnya.
“Pembangunan masjid Agung Cibadak ini sesuai dengan program visi misi Kabupaten Sukabumi yakni Kabupaten Sukabumi Berakhlak Mulia Maju dan Sejahtera. Dengan adanya masjid dapat menjadi sentrum pembinaan umat,” ungkap Asda III Pemkab Sukabumi Asep Abdul Wassit usai melaksanakan auden rencana pembangunan masjid di kantor Kecamatan Cibadak, akhir bulan lalu.
Sementara itu, ketua panitia pembangunan KH Maman AR menjelaskan, dalam konsep pembangunannya, masjid bukan hanya dijadikan tempat ibadah saja tapi sebagai fasilitas umat melakukan kegiatan ibadah lainnya. Dirinya berharap kerjasama pemerintah dan masyarakat mendorong dengan kemampuan masing masing guna berdirinya masjid agung di tengah Kecamatan Cibadak.“Dalam pelaksanaanya memang dibutuhkan upaya dan usaha yang keras, tapi karena masjid sebagai kepentingan umat maka pembangunanya diharapkan banyak dukungan. Apalagi, nanti masjid ini menjadi pusat pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai Islam terbesar di utara Sukabumi,” ungkapnya.
